back to blog

Mendesain Ulang Portofolio: Memberi Ruang untuk Hal yang Penting ✨

January 02, 2025

6 menit baca

Akhirnya saya mendesain ulang portofolio. Gampangnya: lebih tenang, lebih fokus.

Portofolio lama bekerja, tapi terlalu ramai. Warna terang di mana-mana, banyak bagian, kurang ruang kosong. Lama-lama saya sadar pengunjung sering melewatkan proyek karena desainnya yang berisik.

Jadi saya mundur, pikir ulang struktur, dan atur ulang supaya yang penting muncul lebih dulu: proyek, konteks, dan hasil.


Sebelum — penuh eksperimen

Versi pertama itu penuh karakter: palet berani, banyak layout unik, dan elemen yang bersaing untuk perhatian. Itu menyenangkan untuk dibangun, tapi tidak efektif untuk menunjukkan pekerjaan saya.

Dari versi itu saya belajar apa yang orang lihat dan apa yang mereka lewatkan. Itu jadi bahan untuk penyederhanaan.


Sesudah — fokus pada konten

Tujuan redesign: buat pengunjung cepat paham apa yang saya kerjakan. Perubahan utama:

  • Kurangi kebisingan — simpan hanya konten bernilai.
  • Palet warna lebih terbatas — kontras dipakai untuk menyorot.
  • Tipografi yang lebih jelas — memudahkan scan cepat.
  • Layout responsif yang konsisten — tampil rapi di ponsel dan desktop.

Intinya: biarkan proyek yang berbicara, bukan dekorasinya.


Teknologi singkat

Stack tetap familier: Next.js, TypeScript, Tailwind CSS. Saya juga menggunakan shadcn/ui untuk konsistensi komponen dan percepat pengerjaan.

Keduanya open-source, jadi kalau mau intip kodenya:


Langkah praktis yang saya lakukan

Jika mau menyederhanakan portofoliomu, coba langkah ini:

  • Audit konten: hapus atau gabungkan bagian yang sedikit nilai.
  • Prioritaskan proyek terbaik — tampilkan yang paling berdampak di awal.
  • Standarisasi komponen: spacing, kartu proyek, dan heading konsisten.
  • Optimalkan media: gunakan gambar terukur dan lazy-load.
  • Minimalkan JS klien: hanya hydrate komponen yang perlu interaksi.

Saya memang menemukan beberapa regresi (spacing, aksesibilitas) saat migrasi, tetapi perbaikannya cepat dilakukan.


Dampak untuk pengunjung

  • Informasi lebih cepat ditemukan.
  • Perhatian tertuju pada proyek, bukan UI.
  • Preview di sosial dan link share jadi lebih konsisten.

Penutup

Redesign bukan hanya soal estetika — ini soal komunikasi. Untuk portofolio, pilih kejelasan daripada pamer semua fitur UI.

Mulai dengan mengurangi: copot bagian yang tidak perlu, ukur, lalu ulangi. Kamu akan tahu apa yang benar-benar membantu pengunjung memahami karyamu.

👉 Lihat versi baru: Portofolio Baru

Enjoyed this article? Share it with your network!

postingan terkait.